------------------------------------------------:'(-----------------------------------------------------------
*Brummmm* Suara bus mantan sekolah Ndo pun pergi, detik demi detik Ndo mulai mengingat kembali masa-masa absurd dan indah dari sekolah itu, berawal dari sebuah kelas yang dimana ia menjadi gila mendadak(lebih tepatnya the showing of true colors) hingga mendadak ia berhenti karena alasan
ehm, Dia mengingat masa-masa dia terpukau namun mencoba menyangkalnya, sebab seorang temannya juga suka sama Elle, tidak mau merusak persahabatan, Ndo mundur dari persaingan mendapatkan Elle (konon sampai sekarang, baru satu orang yang berhasil mincut hati Elle) lagian masih banyak kompetitor kelas berat, sementara Ndo? kelas
Sekilas memang terasa pahit untuk melupakan Elle, buat Ndo, Elle sangat berarti(brb muntaber) wajah unyumunyuminyimenye-nya masih tergambar di benak Ndo. Teringat juga(keinget mulu nih) ketika Ndo disangka pengemis oleh calon mertua (AMIN YAWOOO -Ndo) "Ah, itu semua udah lewat!" pikir Ndo, "Tapi... Gua emang sayang banget ama dia" pekik hati kecil Ndo, yaaa, selama ini cinta Ndo selalu bertepuk sebelah tangan, beberapa kali juga Ndo sempat menjadi korban PHP namun Ndo tetap memperjuangkan cinta-nya sampai pada detik ini. Selama ini, entah #kode dari Ndo yang JELAS-JELAS menunjukan kalau dia suka dengan Elle kurang, atau mungkin Elle-nya kurang peka, atau juga memang Elle gak suka Ndo dari awal? Misteri Ilahi, bung.
Ndo pun menghela nafas ketika bus itu sudah jauh dari pandangan mata-nya, dan ia juga tersadar akan beberapa orang yang menyangka kalo Ndo sudah sakit jiwa berdiri kayak patung. Ndo pun pulang, hati kecil ingin tetap memperjuangkan tapi pikiran mengatakan tidak mungkin. Sesampai-nya dirumah, Ndo berjalan ke arah dapur untuk meminum segelas air. "Ndo.. Kamu kok lesu? kamu sakit ya? ini nih minum obat" kata ibunda Ndo sambil menyodorkan botol baygon(saat itu memang lagi pengen nyemprot kamar) "Lah? Ini baygon mah..." kata Ndo yang berprasangka bahwa itu jawaban Tuhan untuk mengakhiri hidupnya, "Gila kamu. Maksud mama kamu ambil tuh obat di sono noh, masa kamu mau nenggak baygon? Kuburan mahal!" (oke ini berlebihan) "Ah, iya juga ya... Ngga mah, Ndo mau ke kamar" setelah menenggak air putih Ndo pun pergi ke kamar, nyalain komputer dan buka iTunes, karena dia seorang pirates sejati banyak album lagu yang galau, saat itu dia mendengar lagu The Man Who Can't be Moved. "Ck, gatau lagi galau nih PC." Ndo meng shuffle lagu-nya dan secara tidak sengaja memutar lagu Yellow - Coldplay
Look at the stars
Look how they shine for you
And everything you do
Yeah they were all yellow
Ndo terdiam, lagu ini mengambarkan perasaan hati kecil-nya.
I came along
I wrote a song for you
And all the things you do
And it was called yellow
So then I took my turn
Oh what a thing to have done
And it was all yellow
I wrote a song for you
And all the things you do
And it was called yellow
So then I took my turn
Oh what a thing to have done
And it was all yellow
*JLEB* Ndo sadar akan sesuatu yang seharusnya dia lakukan. Dalam hati dia menyesal kenapa dia tidak ngebuat lagu buat Elle dari awal.
Your skin
Oh yeah your skin and bones
Turn into something beautiful
Oh yeah your skin and bones
Turn into something beautiful
Ndo-pun teringat betapa ia mengagumi Elle(hoek)
I swam across
I jumped across for you
Oh what a thing to do
I jumped across for you
Oh what a thing to do
Ndo juga teringat lagi kalau dia pernah melakukan hal gila demi perhatian Elle*JLEBJLEBJLEB*
dan karena lagu ini, Ndo tersadar. "Gua harus mengatakan cinta gua ke Elle. LAGI!"
YA. Ndo telah bertekad, untuk mengatakan cinta-nya lagi, dengan berakhirnya lagu ia telah menemukan sebuah alasan untuk memperjuangkan Unrequited Love-nya.
You know I love you so - Coldplay
P.S: This song has made me to keep faith on...someone... *curhat :')

0 komentar:
Posting Komentar